Hebat ! Remaja India Ini Sukses Membuat Satelit NASA Terkecil Di Dunia

Satelit NASA Terkecil Itu Diberi Nama "KalamSat"


Satelit NASA Terkecil

Dikabarkan seorang remaja pria asal Chennai – India, yang bernama Rifath Sharook telah berhasil menciptakan sebuah satelit NASA terkecil dan diklaim paling ringan di dunia saat ini. Satelit buatan Sharook ini rencananya juga akan diluncurkan oleh Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) pada bulan Juni 2017. Satelit NASA super kecil ini hanya memiliki bobot 64 gram saja dan dibuat dengan menggunakan serat karbon yang dicetak dengan tehnik tiga dimensi. Material serat karbon memang telah lama dikenal sebagai bahan baku berbagai perangkat karena kekuatan dan keringanannya sehingga sering digunakan untuk membuat segala hal dalam teknik dirgantara.

Satelit NASA Terkecil Seukuran Tapak Tangan




Satelit ruang angkasa NASA teringan dan terkecil ini dirancang dari awal hingga akhir oleh kelompok yang diketuai oleh Sharook tersebut. Sedangkan fiturnya sendiri antara lain yaitu satelit ini akan memiliki beberapa komponen komputer canggih terbaru dan juga sekitar delapan sensor yang akan digunakan untuk mencatat dan mengukur proses pergerakan bumi ,antara lain seperti akselerasi, rotasi, dan magnetosfer planet. Pria remaja berusia 18 tahun ini sebenarnya juga ketua ilmuwan di organisasi edukasi Space Kidz India


Satelit terkecil karya Sharook dkk ini awalnya menarik dapat perhatian Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) ketika memenangi saat diikutkan dalam sebuah kontes yang bernama “Cubes in Space”, yang merupakan sebuah kompetisi desain untuk para penemu muda dari seluruh dunia yang diadakan oleh sebuah perusahaan edukasi global “I Doodle Learning”. Dimana kontes tersebut juga disponsori oleh NASA dan juga “The Colorado Space Grant Consortium”.


Pencipta Satelit NASA Terkecil , Rifath Sharook


Seperti yang dikutip dari laman wikipedia, salah satu regulasi atau aturan dalam kontes “Cubes in Space” adalah tantangan untuk menciptakan sebuah alat / satelit yang dapat dimasukan ke dalam kubus yang berukuran sekitar 4 centimeter, tidak lebih berat dari 64 gram, dan dapat digunakan di luar angkasa. Nah, hasil ciptaan Sharook dan kelompoknya inilah yang memenuhi semua kriteria dan kemudian keluar sebagai pemenang dalam kompetisi tersebut. Merekapun sepakat untuk menamai satelit ruang angkasa NASA terkecil ini dengan sebutan “KalamSat” dikutip dari nama ilmuwan nuklir dan presiden India, APJ Abdul Kalam.


Demo Satelit NASA Terkecil


Menurut rencana pada tanggal 21 Juni 2017,  badan antariksa NASA akan meluncurkan satelit KalamSat ini dari Wallops Flight Facility di Virginia, Amerika Serikat. Satelit NASA terkecil ini diharapkan dapat menyelesaikan beberapa misi sub-orbital selama kurang lebih empat jam dan akan beroperasi paling tidak selama 12 menit dalam lingkungan ruang angkasa dalam kondisi mikrogravitasi sebelum jatuh kembali ke permukaan bumi.
0